• Jelajahi

    Copyright © Senkom Jambi
    Senkom Jambi

    Senkom Hadiri Rakor Lintas Sektoral Penanggulangan Aksi Geng Motor Polres Tanjabbar

    Sholeh Persinas ASAD
    Rabu, 15 Juli 2026, Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T14:13:44Z


    Tanjabbar - Suasana khidmat menyelimuti Ruangan Reconfu Mapolres Tanjung Jabung Barat pada Rabu (15/7/2026) pagi. Di ruang tersebut, berlangsung Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bertajuk "Penanggulangan Aksi Geng Motor" yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait. Salah satu peserta yang turut hadir adalah Wanito, anggota Humas Senkom Mitra Polri Tanjung Jabung Barat, yang mendapatkan kepercayaan khusus dari pimpinannya.


    Wanito mengungkapkan bahwa dirinya menerima dua amanah sekaligus dari Ketua Senkom Tanjabbar, Walidi. "Saya pada hari ini diberi dua amanah oleh Ketua Senkom Tanjabbar, yang pertama untuk mengikuti rakor lintas sektoral ini, dan yang kedua mengantarkan Surat Permohonan Audensi Senkom ke Kapolres yang diserahkan melalui Kasat Binmas," ujar Wanito kepada awak media.


    Kegiatan yang digagas oleh Polres Tanjung Jabung Barat ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor di wilayah setempat. Pemerintah Daerah, TNI-Polri, Forkopimda, tokoh agama, organisasi kepemudaan, ormas, lembaga pendidikan, hingga berbagai elemen masyarakat bahu-membahu berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


    Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat Polres yang menggelar rapat koordinasi sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Jambi. Menurutnya, fenomena geng motor saat ini telah melampaui batas pelanggaran lalu lintas biasa dan menjelma menjadi tindakan kriminal yang membahayakan keselamatan jiwa, merusak fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.


    Bupati menyoroti fakta memprihatinkan bahwa sebagian besar pelaku maupun korban aksi geng motor adalah generasi muda. "Ini adalah anak-anak kita yang harus dilindungi bersama," tegasnya. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat pun menegaskan sikap tegas: tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi aktivitas geng motor maupun premanisme jalanan yang meresahkan masyarakat.


    Penanganan persoalan ini, lanjut Bupati, tidak bisa dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui kolaborasi kuat dan berkelanjutan. Untuk itu, Dinas Pendidikan diminta meningkatkan pengawasan dan pembinaan karakter peserta didik, sementara Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, serta organisasi kepemudaan didorong menciptakan lebih banyak ruang kegiatan positif, kreatif, dan produktif bagi generasi muda.


    Satpol PP juga diperintahkan memperkuat koordinasi dengan TNI-Polri dalam patroli di titik rawan. Para orang tua pun diimbau untuk lebih aktif mengawasi aktivitas dan pergaulan anak di luar rumah sebagai langkah pencegahan dini. Bupati menekankan bahwa pendekatan edukatif, pembinaan, serta koordinasi dengan tenaga kesehatan, psikolog, dan tokoh agama akan terus diutamakan dalam upaya pencegahan.


    Puncak acara ditandai dengan penandatanganan deklarasi penolakan terhadap segala bentuk aktivitas geng motor. Komitmen bersama ini ditandatangani oleh Bupati Tanjung Jabung Barat bersama Kapolres, Dandim 0419/Tanjab, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepemudaan, Ketua MUI, Kepala Dinas Pendidikan, Kasat Pol PP, Kepala UPT PPA, perwakilan Bapas Kelas II, perwakilan pondok pesantren, serta unsur organisasi kepemudaan. Turut hadir pula Kepala Badan Kesbangpol, para kepala SMA, tokoh agama, insan pers, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

    Komentar

    Tampilkan