Polres Tanjab Barat Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Senkom: Bukan Rutinitas Tapi Panggilan Jiwa

Kamis, 12 Maret 2026, Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T16:33:03Z



KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Mapolres, Kamis (12/3/2026) sore. Apel dipimpin langsung Kapolres AKBP M. Kuswicaksono didampingi Dandim 0419/Tanjab, serta dihadiri Forkopimda dan instansi lintas sektoral.


Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres, ditekankan bahwa Operasi Ketupat dilaksanakan di tengah dinamika global yang menantang. Pemerintah memprediksi pergerakan masyarakat mencapai 143,9 juta orang pada Idul Fitri 1447 H.


"Polri bersama TNI dan stakeholder menyiagakan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia untuk mewujudkan 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'," ujar AKBP M. Kuswicaksono.



Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret. Di tingkat nasional disiapkan 2.746 pos pengamanan dan pelayanan. Di wilayah Tanjab Barat, fokus pengamanan meliputi tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, serta pemantauan harga bahan pokok dan ketersediaan BBM/LPG.


Apel diikuti pleton gabungan dari TNI, Polres, Dishub, Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, Pramuka, dan Senkom Mitra Polri.


Wakil Ketua Senkom Mitra Polri Tanjabbar, Sholeh Ridho, didampingi Pembina Sarifudin, menyampaikan pesan Ketua Senkom Walidi.



"Senkom mengikuti gelar pasukan ini bukan rutinitas, tapi panggilan jiwa sebagai pengabdian kepada ibu pertiwi," ujar Sholeh Ridho.


Dalam Operasi Ketupat 2026, Senkom akan menerjunkan anggotanya untuk bergabung di Pos PAM dan Pos YAN wilayah hukum Polres Tanjabbar. Anggota juga akan melaporkan informasi kamtibmas, arus mudik-balik, dan kebencanaan ke Poskonas Jakarta.


Informasi tersebut dapat diakses masyarakat melalui www.Senkom.or.id untuk memudahkan pengambilan tindakan bila diperlukan.

Komentar

Tampilkan